menu

Jumat, 27 Mei 2011

“ THE POWER OF DREAM “



The power of dream adalah kekuatan dari suatu cita-cita atau impian dari setiap diri manusia itu sendiri. Setiap manusia didunia ini pasti memiliki impian tersendiri. Tidak ada manusia yang tidak memiliki impian. Suatu cita-cita atau harapan manusia dapat menjadikan kekuatan tersendiri bagi dirinya sendiri sebagai suatu pemacu atau semangat untuk selalu berusaha untuk mewujudkan impian yang dimiliki. Suatu impian atau cita-cta tidak akan terwujud bilamana seseorang itu tidak melakukan suatu bentuk usaha atau ikhtiar dengan semaksimal mungkin.
Bagi setiap manusia yang memliki suatu impian pasti ingin impian yang dicita-citakan terwujud didalam kehidupan yang nyata. Tentu dalam mencapai terwujudnya cita-cita tersebut setiap manusia harus berusaha dengan sungguh-sungguh. Dalam usaha atau ikhtiar yang dilakukan  oleh sebagian orang tentu mengalami atau melewati berbagai step by step. Usaha yang harus seseorang lakukan seyogyanya dimulai ketika kecil, kemudian diwaktu muda, hingga dia beranjak dewasa.
Dengan seseorang memiliki suatu impian atau cita-cita dapat menjadi seseorang itu memiliki arah dalam tujuan menjalani kehidupan. Dengan impianpun yang dapat  membuat sesuatu yang mustahil menjadi tidak mustahil untuk dikerjakan. Dengan impian pula membuat sesuatu yang sulit dikerjakan menjadi mudah dikerjakan. Dengan impian juga Sesuatu yang tidak bisa menjadi bisa dikerjakan. 
Betapa besar kekuatan yang dimiliki dari sebuah impian atau cita-cita atau harapan dari diri seseorang. Dan itu juga yang menyebabkan mengapa setiap manusia harus memiliki suatu impian dalam kehidupan ini. Apalah artinya kehidupan apabila seseorang tidak memiliki suatu impian. Hidup akan terasa biasa saja tanpa adanya tantangan dalam kehidupan karena tidak memiliki suatu impian dan otomatis apa yang akan dicapainya kalau impiannya saja tidak memiliki.
Dan apabila sesorang itu telah memiliki impian atau cita-cita yang ingin dicapainya tentu harus memiliki dan menjaga semangat yang ada dengan konsekuensi yang ada. Apapun halangannya untuk mencapai terwujudnya suatu impian tentu dia harus menghadapinya dan tidak boleh menghindar apalagi lari dari tantangan yang akan dihadapi. Dan seyogyanya sebuah tantangan yang akan dihadapi untuk mewujudkan suatu impian harus dihadapi dengan sungguh-sungguh dan bekal terhadap ilmu dan pengalaman dan doa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar