menu

Senin, 23 April 2012

Jenis – Jenis Pasar Monopoli, Pasar Oligopoli, dan Pasar Persaingan Sempurna, Pengertian Produksi dan Fungsi Produksi

Pengertian produksi
Produksi adalah usaha menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan pada konsumen. Dan orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual dan dipasarkan disebut produsen.  Arah kegiatan ditujukan kepada upaya-upaya pengaturan yang sifatnya dapat menambah atau menciptakan kegunaan (utility) dari suatu barang atau mungkin jasa. untuk melaksanakan kegiatan produksi tersebut tentu saja perlu dibuat suatu perencanaan yang menyangkut apa yang akan diproduksi, berapa anggarannya dan bagaimana pengendalian / pengawasannya. Bahkan harus perlu difikirkan, kemana hasil produksi akan didistribusikan, karena pendistribusian dalam bentuk penjualan hasil produksi pada akhirnya merupakan penunjang untuk kelanjutan produksi. Pada hakikatnya kegiatan produksi akan dapat dilaksanakan bila tersedia faktor-faktor produksi, antara lain Terdapat dua macam faktor produksi yaitu faktor produksi asli dan faktor produksi turunan.
1. Faktor Produksi Asli
Yang termasuk faktor produksi asli antara lain sebagai berikut :
Alam. Contohnya : tanah, air, udara, sinar matahari, tumbuh – tumbuhan, hewan, barang tambang.
Tenaga kerja. Tanpa adanya tenaga kerja, sumber daya alam yang tersedia tidak akan dapat dirubah atau diolah menjadi barang hasil produksi.
2. Faktor produksi turunan
Yang termasuk faktor produksi turunan adalah modal dan keahlian.

FUNGSI PRODUKSI
Fungsi produksi adalah suatu bagian fungsi yang ada pada perusahaan yang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselenggaranya proses produksi. Dengan mengatur kegiatan itu maka diharapkan proses produksi akan berjalanlancar dan hasil produksi pun akan bermutu tinggi sehingga dapat diterima oleh masyarakat pemakainya. Bagian produksi dalam menjalankan tugasnya tidaklah sendirian akan tetapi bersama-sama dengan bagian-bagian lain seperti bagian pemasaran, bagian keuangan serta bagian akuntansi. Oleh karena itu haruslah diadakan koordinasi kerja agar semua bagian dapat berjalan seiring dan seirama dan dapat dihindarkan benturan – benturan kepentingan antar bagian dalam perusahaan.

Tugas utama dari bagian produksi dalam kaitannya dengan pencapaian tujuan perusahaan secara umum adalah berusaha mencapai biaya produksi yang rendah, mutu produk yang tinggi, tanggapan yang cepat atas permintaan, dan fleksibilitas untuk membuat beragam barang yang sesuai dengan selera dan spesifikasi pelanggan.


Pasar monopoli
Pasar monopoli  adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market).
A.       Karakteristik pasar monopoli  :

-          Hanya ada satu produsen
-          Produsen bebas menentukan harga
-          Adanya hambatan bagi perusahaan lain untuk masuk ke dalam pasar monopoli
-          Output yang besar karena permintaannya banyak
-          Biaya marginal semakin lama semakin menurun, sehingga biaya produksi (AC) makin rendah (decreasing MC dan AC)

B.      Kelebihan Pasar Monopoli

-          Mampu mengakumulasi laba super normal dalam jangka panjang
-          Menghasilkan output yang besar melalui peningkatan efisiensi
-          Mampu meningkatkan investasi ekonomi
-          Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengaturan harga dua tingkat ( two tier pricing)

C.      Kelemahan Pasar Monopoli

-          Hilang atau berkurangnya tingkat kesejahteraan konsumen
-          Menimbulkan eksploitasi terhadap konsumen dan pekerja
-          Memburuknya kondisi makroekonomi nasional
-          Membruknya kondisi perekonomian Internasional

Pasar oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas,  sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.

A.      Karakteristik Pasar Oligopoli

-          Sedikit produsen dalam suatu pasar, akibatnya keputusan yang diambil oleh satu produsen akan sangat mempengaruhi produsen yang lain. Oleh karena itu Produsen-produsen yang ada  saling bersepakat untuk melakukan tindakan bersama di dalam menentukan harga dan tingkat produksi
-          Produk yang dihasilkan homogen atau sama, ada 2 tipe, yang pertama adalah produsen barang standar atau bahan mentah, yang ke-dua adalah produsen barang yang berbeda corak, biasanya barang akhir atau barang jadi.

B.      Kelebihan Pasar Oligopoli

-          Hanya sedikit perusahaan dalam Industri membuat saingan juga menjadi sedikit.
-          Oligopoli dengan produk difensiasi lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan lawan
-          Oligopoli dengan produk yang homogen memiliki rintangan masuk ke dalam pasar yang relatif kecil

C.      Kelemahan Pasar Oligopoli

-          Efisiensi hanya dicapai jika perusahaan memproduksi output dalam skala yang sangat besar
-          Pengambilan keputusan yang sangat kompleks karena terdapat kompetisi non harga
-          Membutuhkan kemampuan manajemen yang sangat baik karena kompleksnya persaingan

Pasar pesaingan sempurna


Pasar persaingan sempurna (perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.


A.    Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna

-          Terdapat banyak penjual dan pembeli di dalamnya artinya tidak hanya satu penjual dan pembeli yang ada di dalam pasar, jadi yang menentukan harga bukanlah pembeli atau penjual, tetapi keseluruhan interaksi antara pembeli dan penjual.
-          Barang yang diperjual belikan homogen (serupa), terkadang pembeli tidak dapat membedakan barang produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
-          Perusahaan dapat dengan bebas keluar masuk pasar tersebut, suatu perusahaan bebas menentukan ingin keluar atau memasuki pasar persaingan sempurna karena hampir tidak ada hambatan bagi perusahaan untuk keluar ataupun masuk ke pasar tersebut.

B.      Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna

-          Harga Jual barang dan jasa adalah yang termurah
-          Jumlah Output Paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksimal (kemakmuran maksimal)
-          Masyarakat merasa nyaman dalam mengonsumsi karena tidak perlu membuang waktu untuk memilih barang dan jasa (produk yang homogen)
-          Tidak takut ditipu dalam kualitas harga (informasi sempurna)

C.      Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna
-          Kelemahan dalam hal asumsi
-          Kelemahan dalam pengembangan teknologi
-          Konflik efisiensi keadilan



Sumber referensi :

Senin, 26 Maret 2012

tugas 1 pengertian sistem-sistem ekonomi, permintaan dan penawaran, dan juga hukum permintaan dan penawaran



Hallo para pembaca setia dan para blogger lovers. Baiklah kali ini saya akan membahas sedikit tentang perekonomian. 
“Pertanyaan pertama yang mendasar yang akan di bahas yaitu apa saja sih macam-macam sistem ekonomi  yang ada di dunia ??”
“Yaps, bagus sekali pertanyaan yang di pertanyakan dan pertanyaannya merupakan basic dari ilmu tentang mempelajari  ilmu ekonomi. Kalau begitu mari kita ulas dan simak dengan seksama chek it out !!!”
1.    Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang terjadi dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu :

1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
3.sistem ekonomi Komando (Terpusat)
4.Sistem Ekonomi Campuran
5.sistem ekonomi islam (Syariah)
“apa itu sistem ekonomi tradisional, liberal, komando, campuran, dan sistem ekonomi syariah ??“.
“ oh.. mau tahu lebih mendalam  toh. Monggo, kita mengulas lagi lebih dalam dari definisi masing-masing sistem ekonomi !! ”.
a.    Pertama kita akan bahas Sistem Ekonomi Tradisional.

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional
secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.

Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :

1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
2. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
3. Belum mengenal pembagian kerja
4. Masih terikat tradisi
“lah kok bisa sistem perekonomian yang seperti itu berjalan dalam kegiatan ekonomi??” secara spontan logika kita bertanya.
“ ya bisa lah !! orang sistem ekonomi tradisional kan juga memiliki keunggulan tersendiri “. Ini dia penulis akan jabarkan kelebihannya sistem ekonomi tradisional.  
Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut :

Tidak terdapat persaingan perekonomian yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat, Masyarakat merasa sangat aman karena tidak ada beban berat yang harus dipikul (Tidak individualistis)

Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :

Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
Mutu barang hasil produksi masih rendah. Belum di buatkannya Peraturan-peraturan yang menaungi kegiatan perekonomian tradisional tersebut. Tidak sesuainya nilai barng yang ditukar antara yang satu dengan yang lainnya.

b.    Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)

Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
“Terus kelebihannya apa dari sistem ekonomi liberal ?”.
“ehm.. bener-bener bagus pertanyaannya “.
Sebelum membicarakan kelebihan sistem ekonomi liberal mari kita lebih mendalami lagi sistem ekonomi liberal. Pertama ciri dari ekonomi liberal.
Ciri dari sistem ekonomi liberal adalah :

1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
2. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
4. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
5. Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
6. Persaingan dilakukan secara bebas
7. Peranan modal sangat vital

Kemudian kelebihannya dari sistem ekonomi liberal diantaranya, adalah :

-  Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
-  Munculnya persaingan untuk maju
-  Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar
-  Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba


Diantara kelebihan tersebut ada suatu kekurangannya dari sistem ekonomi liberal
Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:

- Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
- Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
- Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
- Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu
- sistem yang tidal baik bagi kaum rakyat kalangan menengah ke bawah karena sistem liberal akan membuat yang kaya makin kaya dan yang miskin akan semakin miskin.
- menimbulkan kesenjangan sosial dan ekonomi

c.    Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)

Sistem ekonomi komando atau biasa disebut juga sistem ekonomi sosialis yang merupakan turunan sistem ekonomi dari komunis adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.

Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :

- Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
- Hak milik perorangan tidak diakui
- Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
- Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah

Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:

- Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
- Pasar barang dalam negeri berjalan lancar
- Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
- Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
- Jarang terjadi krisis ekonomi

Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :

- Mematikan inisiatif individu untuk maju
- Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
- Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
- dan tidak mewakili suatu keadian, “kok bisa ?”, karena semua elemen masyarakat akan mendapatkan hak yang sama walaupun pengabdiaanya atau kerja berbeda ada yang bagus dan ada yang buruk akan tetapi semua mendapatkan hak yang sama.

d.    Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Dengan kata lain sistem ekonomi campuran merupakan solusi alternatif dari kekurangan dan kelebihan diantara dua sistem ekonomi yaitu sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpusat (komando). Dan merupakan sistem ekonomi yang paling favorit digunakan oleh negara – negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :

- Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
- Barang
- Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
- Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang
- Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.


e.     Sistem ekonomi syariah
Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai islam. Ekonomi syariah atau sistem ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin, dan melarang penumpukan kekayaan. Selain itu, ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah. Krisis ekonomi yang sering terjadi ditengarai adalah ulah sistem ekonomi konvensional, yang mengedepankan sistem bunga sebagai instrumen provitnya. Berbeda dengan apa yang ditawarkan sistem ekonomi syariah, dengan instrumen provitnya, yaitu sistem bagi hasil.
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi syariah bukan pula berada di tengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrem, ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh di transaksikan. Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha.

Ciri dari sistem ekonomi syariah adalah  :
1.   Kesatuan (unity)
2.   Keseimbangan (equilibrium)
3.   Kebebasan (free will)
4.   Tanggungjawab (responsibility)
5.    Dan bersumber dari ajaran al Quran dan Sunnah

Kelebihan dari sistem ekonomi syariah adalah :
A.   Mempermudah dalam membuat kesejahteraan masyarakat yang merata
B.   Merefleksikan sistem keadilan dalam hal perekonomian
C.   Merupakan salah satu solusi alternatif yang baik dari hasil kegagalan sistem ekonomi yang ada khususnya diantara sistem ekonomi liberal dan komando.
D.   Mempercepat pertumbuhan angka kesejahteraan, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran karena banyak wirausaha yang dapat memperoleh modal yang tidak membebani sehingga munculnya banyak lapangan pekerjaan.
E.   Menumbuhkan angka kepedulian sosial masyarakat sehingga tidak ada nya kesenjangan sosial.

Kekurangan dari sistem ekonomi syariah  adalah :
-    Belum banyak orang-orang  atau instasi pemerintahan yang mengenal dan mengetahui sistem ekonomi syariah. Sehingga pemahaman terhadap sistem ekonomi syariah masih sangat kurang.

“Itu semua mulai dari a sampai z merupakan penjabaran dan penjelasan dari sistem- sistem ekonomi yang ada di dunia”.
2.    Selanjutnya saya akan menjelaskan materi ke dua yaitu pengertian penawaran dan permintaan. Are you ready everybody ??
“ ready  !!!“.
Ø   Penawaran
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran:
§  Harga barang itu sendiri.
§  Harga sumber produksi.
§  Tingkat produksi.
§  Ekspektasi/perkiraan.

Ø  Permintaan
Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan :
§  Harga barang itu sendiri.
§  Harga barang lain yang berkaitan.
§  Tingkat pendapatan.
§  Selera konsumen.
§  Ekspektasi/perkiraan.

Dimana ada penawaran disitu ada permintaan, ^ eitss... bukan itu saja lho... ^
Tetapi saya akan menjelaskan juga apa yang namanya hukum permintaan dan penawaran. Setuju ???
“ ehm.... ya pasti setuju lah” jawaban dengan penuh semangat.

3.    Hukum permintaan dan hukum penawaran

Hukum permintaan dan Penawaran, Meliputi faktor2 yang mempengaruhi, harga keseimbangan, faktor2 yg bisa mengeser kurva penawaran dan permintaan.
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
B. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.


Bagaimana sudah bisa dimengerti bukan materi sistem-sistem ekonomi, permintaan dan penawaran, dan juga  hukum permintaan dan penawaran ?? semoga bisa bermanfaat khususnya bagi saya pribadi dan umumnya bagi para pembaca yang terhormat.
Akhir kata dari saya.....
^Terima kasih untuk semua pihak yang mendukung^, dan sampai jumpa ditulisan dan informasi berikutnya @@@@@@@


Sumber referensi :

Sabtu, 17 Desember 2011

KRITERIA SEORANG PEMIMPIN

Pengertian pemimpin adalah tingkatan tertinggi dari suatu kestrukturan yang mempunyai hak mengatur, mengendalikan, mengorganirkan tempat yang dipimpinnya. Pada hakekatnya setiap manusia itu adalah pemimpin. Dalam kehidupan seorang pemimpin merupakan bagian yang terpenting dalam tatanan kehidupan sosial. Karena manusia itu merupakan makhluk sosial makhluk yang hidup nya tidak sendiri ( hidup berdampingan dengan orang lain ). Dalam kehidupan yang berkelompok itu atau berdampingan seperti itu maka pentinglah peranan seorang pemimpin. Seorang pemimpin mempunyai peran untuk mengatur, memberi arahan, dan memegang kendali atas orang yang dipimpinnya. Sehingga ketika dalam kehidupan bermasyarakat seperti itu ketika terjadi suatu permasalahan maka berperanlah fungsi dari seorang pemimpin tersebut. Menjadi seorang pemimpin dari orang lain bukanlah tugas yang mudah. Seorang pemimpin haruslah memiliki kriteria-kriteria tertentu.
Kriteria seorang pemimpin diantaranya adalah :
  1. 1.      Pemimpin berjiwa leadership (pemimpin)

Seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki jiwa seorang pemimpin. Maksud dari jiwa pemimpin disini adalah jiwa yang memiliki ketegasan dan responsive yang baik. Jangan sampai seorang pemimpin hanya menunggu dalam memecahkan permasalahan umat, akan lebih baik kalau seorang pemimpin memiliki inisiatif untuk melakukan sesuatu tindakan atau ikhtiar yang berguna bagi masyarakat luas. Karena Yang terpenting bagi seorang pemimpin bukan memaksa anggotanya menaati kepada perintahnya, tapi membuat paham apa yang terbaik yang harus dilakukannya dengan penuh kesadaran. Yang demikianlah merupakan pemikiran-pemikiran yang inisiatif dari seorang pemimpin.

  1. 2.      Pemimpin bijaksana

Seorang pemimpin haruslah bijaksana dalam hal membuat policy atau kebijakan yang akan diterapkan bagi masyarakat. Pemimpin yang bijaksana adalah pemimpin yang dalam membuat suatu kebijakan dengan tujuan kepentingan dan kebaikan bersama. Pemimpin yang bijak, tak perlu kelihatan serba ahli menyelesaikan masalah, tapi justru memberi peluang anggotanya untuk kian terampil dan percaya diri dalam mengatasai masalah
     
  1. 3.      Pemimpin berakhlak mulia

Seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki akhlak yang mulia, akhlak terpuji. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang memiliki pribadi yang unggul. Pribadi yang unggul adalah kejujuran, disiplin, dan moral yang baik. Kekuatan seorang pemimpin sejati adalah kemampuan mengendalikan diri. Bagaimana mungkin memimpin orang lain dengan baik, bila memimpin diri tak sanggup. Maka amat sangatlah penting bagi seorang pemimpin memiliki akhlak mulia.

  1. 4.      Pemimpin yang bertanggung jawab

Tanggung jawab merupakan salah satu faktor terpenting dari figur seorang pemimpin. Karena sikap melempar tanggung jawab tidaklah bagi seorang pemimpin.karena Kebiasaan melemparkan kesalahan dan tanggungjawab kepada orang lain, selain akan menambah masalah, juga akan menjatuhkan kredibilitas, dan menghilangkan kepercayaan seorang pemimpin.

Oleh sebab itu kriteria keempat tersebut sangatlah penting untuk membuat seorang pemimpin yang berkualitas, dan sukses dalam memimpin. Janganlah seseorang memimpin karena ingin dihargai atau ingin menunjukan kepada orang banyak bahwa kitalah yang hebat dan yang pintar. Semakin seorang pemimpin ingin menunjukan diri kita agar diakui, dihormati, maka semakin tertekan, tegang dan melelahkan bathin, dan biasanya makin tak disukai. Jadilah pemimpin yang bijaksana dan berakhlak mulia. Pemimpin penuh rasa tanggung jawab dan ber hati ikhlas dalam memimpin tanpa mengharapkan pujian dari orang lain



" TANGGUNG JAWAB SEORANG PEMIMPIN"

  
Tanggung jawab adalah seperti sebuah tugas yang mesti atau seharusnya di selesaikan dan berani memikul hasil yang diperoleh dari tugas itu apapun hasilnya entah itu baik dan buruknya hasil itu. Tanggung jawab itu bukanlah beban ataupun musibah, karena tanggung jawab itu akan selalu ada bagi setiap orang dan mesti kita kerjakan, ikhtiarkan, berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sedangkan beban atau musibah lebih seperti bagaikan seseorang yang ketiban sial atau kurang beruntung yang seolah-olah merupakan kehendak kuasa sehingga kita tidak dapat melakukan ikhtiar untuk berbuat dan hanya bisa pasrah menerimanya.

Sedangkan bagi seorang pemimpin tanggung jawab merupakan hal yang mutlak harus dimiliki. Karena setiap kebijakan yang dibuat oleh seorang pemimpin kepada yang dipimpinnya harus di pertanggung jawabkan. Jangan sampai kebijakan yang dibuat ternyata tidak tepat bagi yang dipimpin sehingga kemudian seorang pemimpin tersebut  melempar tanggung jawabnya. Karena sikap melempar tanggung jawab tidaklah bagi seorang pemimpin.karena Kebiasaan melemparkan kesalahan dan tanggungjawab kepada orang lain, selain akan menambah masalah, juga akan menjatuhkan kredibilitas, dan menghilangkan kepercayaan seorang pemimpin.    

Dengan seorang pemimpin yang memiliki sifat bertanggung jawab maka tentu akan membuat kebijakan yang akan di buat oleh seorang pemimpin dengan tepat dan bermanfaat bagi kepentingan bersama yaitu kepentingan masyarakat yang dipimpinnya. Dengan memiliki tanggung jawab pula seorang pemimpin memiliki suatu tugas yang fokus artinya tugas seorang pemimpin tersebut tidak abstrak sehingga seorang pemimpin mengetahui apa yang harus dikerjakan sebagai seorang pemimpin. Dan pada akhirnya kita akan memperoleh ke berhasilan, kesuksessan baik bagi seorang pemimpin itu sendiri ataupun kepada masyarakat yang dipimpinnya.

Sabtu, 26 November 2011

" KRITERIA SEORANG PEMIMPIN DALAM ISLAM "



Pemimpin adalah merupakan bagian terpenting dari suatu kestrukturan baik itu organisasi, lembaga, terutama pada pemerintahan. Suatu negara akan menjadi berkembang dan maju terkantung pada bagaimana pemimpinnya memimpin. Pengertian pemimpin itu sendiri adalah tingkatan tertinggi dari suatu kestrukturan yang mempunyai hak mengatur, mengendalikan, mengorganirkan tempat yang dipimpinnya.
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu memprioritaskan kepentingan umum atau umatnya daripada kepentingan pribadi. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu bertanggung jawab atas segala kepemimpinannya selama memimpin. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu memberikan contoh kepada yang dipimpin.
Bagi umat islam banyak pemimpin yang selalu di jadikan contoh atau panutkan adalah nabi Muhammad SAW. Bahkan nabi muhammad bersabda yang diriwayatkan dalam hadist H.R. muslim dan Ibnu umar R.A. yaitu “ setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dipertanggung jawabkan atas apa yang telah pimpin. Maka, seorang penguasa yang memimpin manusia akan di pertanggung jawabkan atas rakyat yang dipimpin ”.
Dalam islam kriteria pemimpin ada empat yaitu adalah :
  1. 1.       Tabligh
  2. 2.       Shiddiq
  3. 3.     Amanah
  4. 4.      Fathonah

Itu semua merupakan kriteria atau sifat yang di contohkan nabi muhammad SAW.
Tabligh artinya menyampaikan, seorang pemimpin harus pandai dalam menyampaikan atau lebih utamanya kedalam komunikasi antara pemimpin dan rakyatnya.
Shiddiq artinya benar atau jujur, seorang pemimpin mutlak harus memiliki sifat benar dan jujur jangan seorang pemimpin berbohong kepada rakyatnya.
Amanah artinya dapat di percaya, seorang pemimpin haruslah dapat dipercaya jangan sampai seorang pemimpin memiliki sifat berkhianat pada rakyatnya.
Fathonah artinya pandai, cerdik, dan bijaksana, seorang pemimpin harus pandai dalam melakukan kebijakan dan memanage rakyatnya dan tentu seorang pemimpin harus memiliki sifat bijaksana dalam membuat keputusan yang terbaik bagi rakyatnya.    
Apabila kriteria tersebut terpenuhi atau dimiliki oleh seorang pemimpin sudah tentu suatu bangsa yang di pimpinnya akan mengalami perkembangan atau kemajuan yang akan bermanfaat bagi rakyat di negara tersebut.   

Minggu, 06 November 2011

KONFLIK ANTAR KELOMPOK



Konflik adalah merupakan salah satu bagian dari interaksi sosial seseorang. Sedangkan pengertian konflik itu sendiri adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih atau juga kelompok yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Konflik terdiri dari dua bagian yaitu konflik antara individual, dan  konflik antara kelompok. Sedangkan dalam penulisan kali ini penulis akan membahas tentang konflik antara kelompok. Konflik antara kelompok adalah suatu proses sosial antara kelompok yang berusaha menyingkirkan pihak lain atau kelompok lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.

Banyak contoh – contoh terjadinya suatu konflik antara kelompok diantaranya adalah seperti tawuran antara fakultas di suatu universitas yang marak terjadi akhir-ahir ini. Hal tersebut membuat perhatian dan prihatin kita sebagai masyarakat indonesia. Gimana tidak sebagai seorang mahsasiwa seharusnya lebih mengedepankan pribadi yang sopan, santun, disiplin, dan berpikir akademis. Akan tetapi pada kasus ini berlainan fakta seorang mahasiswa malah melakukan aksi anarkis yaitu tawuran apa lagi ini masih dalam ruang lingkup satu kampus atau universitas.

Banyak hal penyebabnya yang bisa membuat ini bisa terjadi diantaranya adalah saling mengejek antara mahasiswa, kurangnya sikap menghargai orang lain, tidak terjalinannya tali persaudaraan yang kuat antara mahasiswa, dan tentu kurangnya pendidikan moral dan kebinekaan atau pluralisme dalam kegiatan pembelajaran. Sehingga mengakibatkannya suatu proses konflik itu terjadi seperti tawuran antara mahasiswa.

Akan tetapi semua itu bisa di atasi karena tidak ada suatu masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Solusi yang harus kita lakukan adalah mencegah terjadinya suatu konflik itu terjadi. Caranya adalah dengan membuat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa menjadi erat, menambah kuota pendidikan pluralisme dan pendidikan moralnya baik pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan agamanya. Menumbuhkan sikap saling menghargai antara mahasiswa, dan mengedepankan sikap toleransi antara mahasiswa. Apabila hal tersebut bisa dijalankan insya allah konflik itu bisa terhindari dalam kehidupan sehari-hari khususnya bagi mahasiswa dalam kegiatan belajar.

Kamis, 03 November 2011

“ KONFLIK INTERN DI PERUSAHAAN “


Konflik merupakan kata yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Konflik itu sendiri memiliki pengertian tersendiri yaitu adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih atau juga kelompok yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Sebagai proses sosial, konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu atau kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi sosial. Perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut  ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, derajat , kekuasaan,keyakinan, dan lain sebagainya. Suatu konflik merupakan fenomena atau kejadian yang lazim biasa terjadi  karena tidak ada satupun manusia yang hidup tanpa mengalami konflik antar anggotanya ataupun dengan kelompok lainnya.
Sedangkan pengertian konflik menurut Soerjono Soekanto yang merupakan tokoh sosiologi Indonesia adalah konflik sebagai pertentangan atau pertikaian , yaitu “ suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan, disertai dengan ancaman dan atau kekerasan”.
Konflik bisa terjadi dimana saja dan oleh siapa saja tak terkecuali di suatu persahaan baik swasta ataupun perusahaan BUMN. Konfliknya pun beragam bisa konflik individual ataupun konflik kelompok. Konflik individual atau perorangan merupakan suatu kejadian yang biasa tejadi di suatu perusahaan apalagi perusahaan itu merupakan perusahaan besar. Banyak motif di balik latar belakang konflik itu bisa terjadi salah satunya adalah kedudukan atau jabatan. Konflik yang seperti demikian adalah bisa disebut sebagai permasalahan intern suatu perusahaan karena terdapatnya suatu konflik kepentingan individual .
Misalkan saja Contoh konflik perorangan di suatu perusahaan yang biasa terjadi yaitu terjadinya konflik kepentingan antara individual-individual seperti anatara direksi suatu perusahaan dengan dirut atau direktur utama suatu persahaan yang sama. Tentu yang melatar belakanginya terjadinya konflik  adalah ingin merebutkan kursi direktur utama dengan cara menyingkirkan direktur utama sebelumnya.
Konflik yang seperti demikianlah yang dapat menimbulkan dampak yang akan terjadi bukan hanya pada individual yang sedang bertikai tetapi terlebih juga berdampak pada orang lain dan perusahaan dimana tempat dia bekerja. Dampak yang akan ditimbulkan adalah :
1.      Keretakan hubungan silahturahmi antar individu atau kelompok. Karena kedua belah pihak yang berkonflik tentu sama-sama merugi. Apabila seseorang yang kalah maka dia akan merasa harga dirinya jatuh dan yang menangpun juga akan merasa merugi karena hubungan silahturahmi mereka pihak bertikai tentu akan mengalami keretakan atau putus.
2.      Terjadinya perubahan kepribadian para individu. Yang merasa menang dalam konflik tersebut akan merasa lebih pintar dan tinggi derajatnya sehingga menimbulkan sifat sombong.
3.      Kerusakan atau kehilangan harta benda dan aset-aset baik dari pihak yang bertikai ataupun bagi perusahaan tersebut yang telah mempekerjakannya.
4.      Dapat mengakibatkan kekerasan atau bahkan penuntuttan di pengadilan.

Akan tetapi semua konflik itu bisa diatasi atau dicegah dengan hal-hal diantaranya adalah meningkatkan lebih tinggi lagi tali persaudaraan antara individu-individu atau sesama karyawan di perusahaan, menerapkan sifat toleransi yang tinggi akan terhadap setiap apresiasi orang lain, berjiwa besar dan semangat dalam hal mendahulukan kepentingan bersama diantara kepentingan pribadi, dan memiliki sifat menghormati dan menghargai kerja orang lain. Apabila semua itu bisa dilakukan maka kecil sekali kemungkinan terjadinya suatu konflik.
Oleh karena dampak yang akan ditimbulkan akibat suatu konflik maka dari itu kita harus menghindari dari hal-hal yang akan menjurus pada perpecahan atau konflik. Karena dampak dari koflik tidak hanya akan berakibat atau dirasakan pada diri sendiri tetapi juga akan dirasakan bagi orang lain. Dan akan lebih indah dalam kehidupan seseorang  hidup aka dipenuhi rasa persaudaraan daripada hidup dengan segala perpecahan atau konflik-konflik dalam ke seharian.